Sunday, January 20, 2013

Fakta-fakta Badai

Posted by Kresno Setyoputro On 1:12 AM | No comments
Penyebab badai

Umumnya badai disebabkan karena tingginya suhu permukaan laut. Suhu permukaan laut yang tinggi ini kemudian menguap dan mengembun. Saat proses mengembun ini, uap air melepaskan energi panas. Kumpulan energi panas inilah yang menjadi penggerak badai. Proses perubahan energi ini juga menyebabkan hujan petir dan angin. Penyebab lain terjadinya badai adalah perubahan cuaca yang ekstrim.

Badai biasanya berpusar dan bergerak cepat mengelilingi suatu pusat, yang sumbernya di daerah tropis, yaitu Samudera Hindia, Samudera Atlantik, dan Samudera Pasifik. Saat terjadi badai, tekanan udara sangat rendah dan kecepatan angin bisa mencapai 250km/jam. Hingga saat ini, tercatat badai Sandy adalah badai terbesar, luasnya mencakup sepertiga wilayah timur Amerika.


Penamaan badai

 
Meskipun badai itu menghancurkan, tapi coba kamu perhatiin, hampir semua nama badai yang ada cantik-cantik mirip nama perempuan. Misalnya badai Katrina, badai Irene, badai Isabel, dan masih banyak lagi. Penamaan badai dengan nama perempuan ini berawal sejak Perang Dunia II, yaitu badai Maria, di tahun 1941. Tren ini berlanjut sejak tahun 1953 sampai 1978.


 
Tahun 1979, National Weather Service (NWS) di Amerika menamakan badai dengan gabungan nama laki-laki dan perempuan. Sekarang nama ini diperbarui oleh World Meteorological Organization (WMO) dengan nama yang singkat dan mudah diingat. Organisasi ini punya 6 daftar untuk menamai badai di kawasan Samudera Atlantik. Daftar ini berulang setiap 6 tahun sekali. Contohnya badai Sandy, yang namanya udah pernah muncul di tahun 2006.


 
Nama badai juga bisa pensiun, kids. Badai yang menelan banyak korban nggak dipakai lagi namanya, seperti badai Keith dan badai Katerina. Penamaan badai juga harus berunsur Perancis, Spanyol, Belanda, dan Inggris. Alasannya karena badai tersebut bakal mempengaruhi cuaca di banyak negara. Aturan lain dalam penamaan badai adalah menghindari awalan huruf T, U, X, Y, dan Z, karena dianggap langka.


Kategori badai


Di gempa kita mengenal istilah magnitudo atau skala Richter untuk menyatakan kekuatan sebuah gempa. Sedangkan kekuatan badai diliat dari kecepatan geraknya dalam km/jam atau mil/jam. Badai dikategorikan berdasarkan Saffir-Simpson Hurricane Scale (SSHS). Dan berikut kategori badai sesuai National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

  • Kategori 1 (Kecepatan 119 – 153 km/jam)

Kerusakan atap rumah dan konstruksi, cabang pohon besar patah dan kerusakan jaringan listrik.

  • Kategori 2 (Kecepatan 154 – 177 km/jam)

Kerusakan atap dan bangunan rumah dan konstruksi, pohon berakar dangkal bisa tercabut, listrik padam.

  • Kategori 3 (Kecepatan 178 – 208 km/jam)

Kerusakan atap dan bangunan rumah dan konstruksi, pohon banyak tumbang, listrik padam dan air sulit.

  • Kategori 4 (Kecepatan 209 – 251 km/jam)

Kerusakan parah pada rumah dan konstruksi, banyak pohon dan tiang tumbang, listrik padam dan air sulit dalam waktu lama, banyak daerah nggak bisa dihuni.

  • Kategori 5 (Kecepatan >252 km/jam)

Kerusakan parah dan banyak bangunan rubuh, pohon dan tiang tumbang semakin banyak, listrik padam dan air sulit dalam waktu lama, jembatan rubuh, banyak daerah nggak bisa dihuni.

 
Badai terdahsyat

Badai Mitch (22 Oktober 1998)
Kecepatan : 285 km/jam
Korban : 19.325 jiwa
Daerah : Honduras, Nikaragua, Yukatan, Peninsula, Florida Selatan

Badai David (25 Agustus 1979)
Kecepatan : 280 km/jam
Korban : 2.068 jiwa
Daerah : Haiti, Dominika, Puerto Rico, Florida, sebagian daerah di Amerika Utara

Badai Katrina (24 – 31 Agustus 2005)
Kecepatan : 280km/jam
Korban : 1.836 jiwa
Daerah : Bahama, Florida Selatan, Kuba, Mississipi, Alabama, sebagian daerah di Amerika Utara

Badai Hazel (5 Oktober 1954)
Kecepatan : 240km/jam
Korban : 1.200 jiwa
Daerah : Haiti, Bahama, Carolina Selatan, Carolina Utara, Virginia, Maryland, New York, Toronto

Badai Flora (26 September 1963)
Kecepatan : 230 km/jam
Korban : 7.168 – 8.000 jiwa
Daerah : Trinidad dan Tobago, Puerto Rico, Jamaika, Kuba, Bahama, Hispanola, sebagian daerah di Amerika Utara

Badai Jeanne (13 September 2004)
Kecepatan : 195 km/jam
Korban : 3.035 jiwa
Daerah : Virginia, Puerto Rico, Dominika, Haiti, Bahama, Florida

Bada Fifi-Orlene (14 September 1974)
Kecepatan : 175 km/jam
Korban : 8.200 jiwa
Daerah : Jamaika, Hispanola, Nikaragua, Guatemala, Meksiko, Arizona, Honduras

Badai Stan (1 Oktober 2005)
Kecepatan : 130 km/jam
Korban : 1.628 jiwa
Daerah : Kosta Rika, Nikaragua, Meksiko


Source :

Yudi - XY Kids! Magazine

0 comments :

Post a Comment